Musda II MUI Pesawaran Di Laksanakan Di Aula Kemenag Setempat, Ini Harap Ketua MUI


Musda II MUI Pesawaran Di Laksanakan Di Aula Kemenag Setempat, Ini Harap Ketua MUI
Pesawaran,Kejarfakta.com--Pembukaan Musyawarah Daerah II Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran di Aula Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran Kamis, 9/8/18.

Hadir dalam acara itu,Wakil Ketua MUI Provinsi Lampung H.Suryani M.Nur, dan Sekretaris KH.Basarudin Maisie, Ketua MUI Pesawaran Harist Alhamdani, Anggota DPRD Pesawaran, Kapolres Pesawaran, Kadis Kominfo Kepala Badan Kesbang Pol dan para ketua MUI kecamatan se-Pesawaran.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan Musyawarah Daerah II MUI Kabupaten Pesawaran ini, dalam rangka menyatukan langkah dan membangun persepsi yang sama terhadap hal-hal yang dibutuhkan umat dewasa ini khususnya di Kabupaten Pesawaran, sejalan dengan tugas dan fungsi majelis ulama dan ulama pada umumnya.

Musda II MUI Pesawaran Di Laksanakan Di Aula Kemenag Setempat, Ini Harap Ketua MUI
Keberadaan tokoh agama, ulama dan umara tak ubahnya dua mata uang yang tidak terpisahkan. Antara satu sisi dengan sisi lain saling melengkapi.

“Sebagaimana disampaikan Nabi Muhammad SAW, bahwa baik atau rusaknya kehidupan umat ditentukan oleh dua golongan yaitu ulama dan umara. Untuk itulah pentingnya kesamaan pandangan dan persepsi antara ulama dan umara dalam menyikapi permasalahan umat. Kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana silaturahmi, koordinasi dan konsolidasi antara ulama dan umara dalam menjawab tantangan zaman yang semakin berat dimasa yang akan datang, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan peran ulama dalam pembangunan daerah untuk menjawab segala permasalahan,” ungkap Ketua MUI Pesawaran Haris Alhamdani Kamis 09-08-2018.

Ditambahkannya, Saat ini umat Islam, tak terkecuali di Kabupaten Pesawaran tengah menghadapi berbagai pengaruh negatif yang menyebabkan terkikisnya akidah dan akhlak umat Islam, mulai dari masalah narkoba, pergaulan bebas, prostitusi, kenakalan remaja dan minuman keras.

Kemudian, munculnya aliran agama yang mengarah pada aliran sesat, serta kemiskinan yang berpotensi menimbulkan kerawanan akidah dan akhlak.

Kondisi ini tentu butuh perhatian dan penanganan serius, jika semua komponen terpanggil untuk memelihara dan menjaga kehidupan beragama, maka berbagai persoalan yang muncul akan dapat diatasi sebagaimana mestinya.

Disamping itu, masalah penyakit masyarakat, kemudian maraknya warnet dan game online terhadap prilaku masyarakat, serta masalah kekerasan rumah tangga yang sangat mengkhawatirkan bagi umat Islam.

“Oleh karena itu, kita tidak boleh lengah dan harus bergandeng tangan untuk berupaya membentengi umat agar terhindar dari perbuatan-perbuatan tak terpuji dimaksud. Kita tentu harus bekerja keras dan bekerjasama dengan melibatkan komponen masyarakat untuk mengawasi, membentengi dan membimbing umat Islam di negeri ini,” imbuhnya.

Pada kesempatan diharapkan agar MUI mampu menyumbangkan pemikiran atau ide yang cemerlang serta mampu berkiprah dalam pembangunan, khususnya pembangunan moral dan akhlak.

Musda II MUI Pesawaran Di Laksanakan Di Aula Kemenag Setempat, Ini Harap Ketua MUI
Selain itu, mampu memerankan fungsi dan statusnya sebagai organisasi yang menggalang persatuan dan kesatuan yang sinergis serta mampu melakukan pembinaan, penataan dan pembaharuan terutama dalam kaitannya mengantisipasi berbagai perkembangan yang terjadi di masyarakat.

“Sebagaimana juga kita maklumi bersama, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2016-2021, adalah Bersama Masyarakat Pesawaran Mewujudkan Cita-Cita Luhur, Mewujudkan Kabupaten Pesawaran Yang Maju, Makmur dan Sejahtera" ungkapnya.

Visi dimaksud tentu akan sulit diwujudkan apabila seluruh lapisan masyarakat di daerah ini tidak mau mengaktualisasikan nilai-nilai ajaran agama yang dipeluk dan diyakininya secara baik dan benar dalam pelaksanaan pembangunan guna mewujudkan visi tersebut.

Oleh sebab itu, selain harus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun daerah ini, diharapkan dengan kredibilitas dan integritas yang tinggi serta akhlaqul karimah yang dimiliki, seluruh ulama di daerah ini secara bersama-sama terus membangunan dan meningkatkan kualitas akidah dan moralitas masyarakat. Apalagi mayoritas masyarakat di Kabupaten Pesawaran ini merupakan pemeluk agama Islam.

“Kami sadari tugas ini memang tidak ringan, lebih-lebih di tengah kehidupan modern seperti sekarang ini, dimana umat Islam juga kerap bersinggungan dengan budaya hidup modern yang menjurus pada pendangkalan akidah. Namun demikian kami juga optimis, seluruh ulama di daerah ini mampu mengemban tugas yang tidak ringan tersebut. Sebab, secanggih dan se-modern apapun dunia ini, peran dan fungsi ulama tak bisa tergantikan dalam membangun akidah dan moralitas masyarakat,” terangnya.

Momentum Musyawarah Daerah bagi suatu organisasi merupakan hal yang sangat penting dan strategis, karena dalam musyawarah daerah seperti ini akan banyak materi yang akan dibahas, bahkan ada agenda khusus yang sangat menentukan dalam memajukan roda organisasi, yaitu memilih ketua dan para pengurus lainnya yang akan menjalankan roda organisasi dimasa mendatang.

Dalam memilih para pengurus MUI Kabupaten Pesawaran hendaknya dipilih pengurus yang memiliki visi dan misi jauh kedepan serta mampu membuat dan menjalankan program kerja organisasi.

“Hal ini sangat penting, karena maju dan mundurnya suatu organisasi akan sangat ditentukan oleh figur-figur kepengurusannya. Saya berharap, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II MUI ini, dapat merumuskan langkah strategis bagi kemajuan umat serta pembangunan daerah khususnya Kabupaten Pesawaran tercinta” Tandasnya.

Reporter    :  Yoga
Editor         :  Ahsannuri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesawat Tempur Sukhoi SU-35 Pesanan TNI Angkatan Udara Indonesia dari Rusia Bakal Tiba Oktober 2019 Mendatang

Peduli Korban Banjir, Komunitas Pecinta Musik Lampung Barat Galang Dana Untuk Korban Banjir di Bandar Negeri Suoh

Pemkab Pesawaran Tandatangani Naskah Perjanjian Kerjasama Dengan Ombudsman RI