Pasca Banjir Bandang Aparat Pekon dan Warga Pekon Bumi Hantatai Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga



Kejarfaka.com, Bandar Negeri Suoh-- Masyarakat dan Aparat Pekon Bumi Hantatai Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Lampung Barat, mulai melakukan gotong royong untuk memperbaiki rumah warga pasca banjir bandang yang yang terjadi beberapa waktu yang lalu, minggu (29/04/18).

Seperti yang di sampaikan oleh Ridwan salah seorang aparat pekon Bumi Hantatai kepada tim kejarfakta.com, bahwa Kegiatan gotong royong ini rencananya akan di laksanakaan secara bergilir di masing- masing pemangku, dengan melihat tingkat kerusakan tempat tinggal yang dialami oleh warga. "Hari ini kegiatan gotong royong dimulai dari pemangku Bumi Agung dan Way Tayas, untuk memindahkan rumah warga bernama Dayat dari Pemangku Sinar Jaya di pindah kan ke Pemangku Bumi Agung 2, ke tempat lokasi yang lebih aman," ujarnya.


Sementrara itu Peratin Pekon Bumi Hantatai Sahrudin mengatakan, bahwa, dalam kegiataan ini pihaknya mengajak aparat pekon dan masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki rumah warga yang rusak akibat terkena dampak banjir bandang beberapa waktu yang lalu. "Dengan harapan dapat membantu meringankan beban dari warga, sementara untuk material selain sumbangan dari masyarakat ada sumbangan dari pihak pekon dan berbagai pihak lain yang telah ikut berempati terhdap nasib korban banjir bandang ini," terangnya.


Dalam kegiatan ini lanjut Sahrudin, perharinya kami fokuskan untuk melaksanakan gotong royong di dua pemangku. "Dalam seharinya kami melaksanakan gotong royong di dua pemangku, dan hari ini kami melakukaan gotong royong di rumah Pak Dayat, karena Pak Dayat merupakan korban banjir bandang yang rumahnya dianggap mengalami kerusakan paling parah," ungkapnya.

Sahrudin menjelaskan, pada waktu terjadi  banjir bandang hanya rumahnya yang tersisa, karena semua harta bendanya ikut terbawa banjir temasuk gabah padi hasil panen Pak Dayat, dengan kerugian di perkirakan hampir mencapai nilai 30 juta rupiah. "Sedihnya lagi dalam kejadian ini pak dayat harus merelakan kehilangan menantu dan cucunya yang menjadi korban banjir yang terseret way bolok ," tutupnya. (aris.kejarfakta.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesawat Tempur Sukhoi SU-35 Pesanan TNI Angkatan Udara Indonesia dari Rusia Bakal Tiba Oktober 2019 Mendatang

Peduli Korban Banjir, Komunitas Pecinta Musik Lampung Barat Galang Dana Untuk Korban Banjir di Bandar Negeri Suoh

Pemkab Pesawaran Tandatangani Naskah Perjanjian Kerjasama Dengan Ombudsman RI