Festival Lumbok Seminung Jadi Ajang Promosi Wisata Lampung Barat
Kejarfakata.com, Lambar- Danau Ranau Lumbok Seminung adalah tempat yang sangat potensial untuk dikembangkan dalam bidang pariwisata. Melalui gebyar lumbok seminung ini juga merupakan kegiatan yang penting dan strategis, karena merupakan salah satu upaya promosi pariwisata dan pelestarian budaya daerah khas Lampung Barat (Lambar).
Ini dikatakan Bupati Lambar, Parosil Mabsus, pada acara pembukaan gebyar lumbok seminung, Minggu (29/04/18).
Menurutnya, untuk mengenal potensi obyek wisata yang dimiliki suatu daerah, adalah dengan melakukan kegiatan yang dikemas sedemikian rupa. “Sehingga masyarakat luas dalam hal ini wisatawan baik domistik ataupun mancanegara akan berkunjung dan menyaksikannya,” terang Parosil.
Ia meminta kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan, bahkan menjadi kalender tetap yang diadakan setiap tahunnya. Selain memperlihatkan keaslian dan kekayaan budaya adat istiadat, keberadaan obyek-obyek wisata yang kita miliki harus ditunjukkan dan dikembangkan, guna memberikan bukti nahwa terdapat keanekaragaman aset pariwisata yang tidak kalah dengan wisata daerah lain di indonesia bahkan mancanegara.
Baca Juga: Parosil Ajak Masyarakat Peduli Danau Ranau Lumbok Seminung
Disamping memiliki topografi dengan nuansa keindahan, Kabupaten Lambar secara geomorfologi alam juga memiliki bentang alam pegunungan yang merupakan deretan pegunungan bukit barisan dengan udara yang sangat sejuk dan ditutupi oleh kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) bersama dengan taman nasional kerinci sebelat dan taman nasional gunung leuser yang menjadi aset daerah, nasional bahkan dunia. “Dan menjadi salah satu kekayaan nasional yang semakin langka di dunia,” ujarnya.
Disamping memiliki topografi dengan nuansa keindahan, Kabupaten Lambar secara geomorfologi alam juga memiliki bentang alam pegunungan yang merupakan deretan pegunungan bukit barisan dengan udara yang sangat sejuk dan ditutupi oleh kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) bersama dengan taman nasional kerinci sebelat dan taman nasional gunung leuser yang menjadi aset daerah, nasional bahkan dunia. “Dan menjadi salah satu kekayaan nasional yang semakin langka di dunia,” ujarnya.
Dengan adanya gebyar lumbok seminung ini, kita semakin sadar dan peduli bahwa ternyata lampung barat kaya dan memiliki potensi sumber daya alam maupun seni dan budaya yang menarik dan layak untuk “dijual” baik di pasar regional, nasional bahkan internasional.
“Saya berharap kegiatan kedepan dapat lebih ditingkatkan lagi dalam upaya mengembangkan pariwisata di Lambar, dan menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan,” harapnya. (*)




mantappp
BalasHapus